Satreskrim Gulung Komplotan Rampok Mengaku Polisi dan Menyasar Pengusaha di Batam



Tersangka perampokan pengusaha Penukaran uang yang ditangkap petugas kepolisian Polresta Barelang (ANTARA/HO-Polresta Barelang)

BATAM | AWI DPC MJKA- Satresktim Polresta Barelang menangkap enam pelaku perampokan terhadap pengusaha penukaran uang (money changer) yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (16/6).

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono menyebutkan keenam perampok yang sudah ditangkap berinisial AH, TJ, AJ, RF, RD, dan HL.

"Iya sudah kami lakukan penangkapan kemarin, Jumat (16/6). Ada enam orang yang kami tangkap," kata Budi dikutip dari Antara, Sabtu (17/6).

Penangkapan keenam perampok itu, kata dia, dilakukan di lokasi yang berbeda di Kota Batam.

Dia menjelaskan dalam aksinya, beberapa perampok menyamar sebagai polisi dengan mengenakan atribut kepolisian.

Pelaku kemudian mengikuti, dan menghentikan laju mobil korban. Lalu pelaku mengancam dan menodong korban menggunakan airsoft gun.

“Dari pemeriksaan, ternyata ada pengancaman menggunakan airsoft gun, barang buktinya dibuang pelaku ke Dam Sei Ladi,” katanya.

Setelah dilakukan penangkapan, Budi menyebutkan bahwa para tersangka (perampok) ini memiliki peran berbeda.

Polresta Barelang membekuk komplotan perampok yang beraksi dan mengaku sebagai anggota polisi di Batam.

Satu orang sebagai otak pelaku, satu orang sebagai pemberi informasi transaksi uang korban, satu orang membuntuti, mengawasi korban, dan tiga orang sebagai eksekutor.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka di Polresta Barelang.

Untuk uang yang diambil, kata budi, berjumlah ratusan juta rupiah dalam bentuk mata uang dolar Singapura. (antara/jpnn)

Posting Komentar

0 Komentar